Banjir di Jakarta (2020)
Saat musim hujan tiba, banjir kerap terjadi di Jakarta. Masalah yang telah lama menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan penduduk kota ini.

by Maulana Kavaldo

Rumusah Masalah
  1. Berapa total kejadian dan korban banjir yang terjadi ditahun 2020?
  1. Bagaimana distribusi ketinggian air di berbagai kelurahan?
  1. Berapa lama genangan air biasanya berlangsung?
  1. Berapa banyak tempat pengungsian yang tersedia untuk masyarakat terdampak?
  1. Apakah ada hubungan antara tingkat ketinggian air dengan jumlah terdampak jiwa?
  1. Bagaimana kota-kota administrasi dapat dikelompokkan ke dalam cluster berdasarkan pola ketinggian air, jumlah terdampak jiwa dan lamanya genangan air?
Outline

1

Mengumpulkan Data
Mengumpulkan data mengenai banjir di Jakarta. Sumber: ​data.jakarta.go.id​

2

Pembersihan dan Format Data
Menggunakan teknik data cleaning untuk memastikan data siap dilakukan analisis.

3

Pembentukan Hipotesis
Dibentuk hipotesis terkait banjir di Jakarta.

4

Analisis
Analisis eksploratif untuk memahami karakteristik data, seperti statistik deskriptif, grafik, atau pemetaan.

5

Rekomendasi
Ringkasan hasil analisis dalam bentuk kesimpulan untuk menjawab hipotesis awal.
Sumber Data
Pembersihan dan Format Data
  • Membuat kolom tanggal untuk data banjir di bulan tertentu
  • Mengganti data (kota_administrasi) karena terdapat kesalahan penulisan
  • Menghapus data duplikat
  • Mengganti tipe data ketinggian_air
Hipotesis
Tingkat ketinggian air berdampak pada meningkatnya jumlah korban.
Analisis Data
  1. Terdapat 6 kota administrasi yang berbeda.
  1. Kota Administrasi yang paling sering muncul adalah "Jakarta Timur".
  1. RW dengan nilai yang paling sering adalah "0", data kosong.
  1. Tanggal Kejadian yang paling sering adalah "tgl. 01 Januari" dan muncul sebanyak 104 kali.
Analisis Data
  1. Rata-rata lama genangan sangat rendah, dengan sebagian besar lokasi memiliki nilai nol. Ini menunjukkan bahwa genangan air tidak berlangsung lama di sebagian besar tempat.
  1. Jumlah luka ringan memiliki nilai rata-rata yang signifikan (97.8) dengan deviasi standar yang cukup besar.
  1. Jumlah korban meninggal, hilang, luka berat, dan nilai kerugian semuanya memiliki nilai nol pada sebagian besar lokasi, menunjukkan bahwa beberapa lokasi mungkin tidak mengalami dampak yang signifikan.
  1. Ketinggian air rata-rata adalah sekitar 42.06, tetapi nilai minimumnya adalah 5, yang berarti beberapa lokasi mungkin mengalami banjir yang lebih parah.
KPI Banjir Jakarta 2020
TOP 5 AVG. Lama Genangan Air (Kelurahan)
AVG. Ketinggian Air
Jumlah Tempat Pengungsian
Regression
Linear Regression
Clustering
KMeans
Rekomendasi
Data
Perlunya data yang lebih lengkap dan sesuai dari terjadinya banjir di Jakarta. Sehingga dapat mengetahui lebih jauh mengenai kondisi banjir serta dapat mengambil solusi yang tepat.
Perbaikan Infrastruktur
Perlunya perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mencegah atau mengurangi dampak banjir di Jakarta, khususnya di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Karena daerah tersebut memiliki rata-rata ketinggian air yang cukup tinggi.
Kepedulian Lingkungan
  • Edukasi masyarakat tentang pentingnya membuang sampah dengan benar dan tidak membuangnya ke saluran air atau sungai.
  • Meningkatkan pengumpulan dan pengelolaan sampah yang efisien di seluruh kota.
Kesimpulan
  • Wilayah yang paling terdampak banjir adalah Jakarta Timur.
  • Dari 267 kelurahan yang ada di DKI Jakarta, 219 kelurahan pernah terdampak banjir.
  • Semakin tingginya air banjir, meningkatkan jumlah korban jiwa dan luka serta memungkinkan korban banjir untuk mengungsi.
  • Rata-rata genangan air yang terjadi di beberapa lokasi banjir (kelurahan) berlangsung selama 1 hari.
Terima Kasih
Made with Gamma